Mobil Jarang Servis? Simak Resikonya

by | Nov 30, 2021 | Tips Perawatan | 0 comments

Hallo Honda Lovers!

Merawat mobil tak hanya mengisi bensin hingga penuh dan juga mengganti oli. Servis mobil secara rutin lebih dari itu semua. Selain itu, merawat mobil juga memberikan keuntungan tersendiri bagi para pemiliknya. Jadwal servis mobil rutin bisa kamu cek di buku manual. Ini merupakan cara paling mudah agar kamu tak terlewat melakukan servis rutin pada periode tertentu. Di sisi lain, bila jarang servis mobil secara rutin ada risikonya tersendiri bagi kendaraan kamu.
Selain potensi kerusakan mobil lebih cepat, ongkos yang akan kamu keluarkan juga lebih besar. Ini akibat fatal jika mobilmu jarang diservis:

  • Faktor Keamanan
    Melakukan servis mobil rutin dapat berkontribusi terhadap keselamatan kamu saat berkendara. Risiko terbesar mobil jarang diservis adalah kerusakan mekanik. Harga Honda Brio Klaten Pengereman, setir, dan suspensi adalah beberapa komponen penting yang harus dicek segara rutin. Bila ditemukan ada kerusakan maka harus segera diperbaiki. Kemudian komponen lain yang tak kalah pentingnya adalah filter, dan juga tekanan pada ban mobil kamu.
  • Performa Mobil
    Performa mobil tak maksimal juga bagian dari mobil jarang diservis rutin. Contoh sederhananya, kamu jarang mengganti oli dan ini akan berakibat adanya residu menumpuk di mesin. Aliran oli pun tak bisa berjalan lancar ke seluruh sistem.
  • Bensin Boros
    Sistem dalam mobil yang tak dirawat secara rutin seolah bekerja di bawah tekanan dan membuatnya harus berusaha ekstra keras. Harga Honda Brio Klaten Usaha berlebih ini tentunya membutuhkan tenaga yang besar. Ban yang tekanannya tak sesuai, filter kotor, dan mesin yang tak pernah di tune up menambah tekanan pada sistem sehingga harus mengkonsumsi banyak energi. Servis pada beberapa komponen di atas setidaknya dapat membantu mobil bekerja ekstra keras karena kondisinya semua baik.

Baca Juga : Cek Penyebab Mobil Banyak Goresan

  • Bikin Umur Mobil Pendek
    Seperti sudah disebutkan sebelumnya, mobil jarang diservis akan membuatnya bekerja lebih keras. Waktu berlebih bagi mobil bekerja keras ini akan membuat beberapa komponen mulai aus. Alhasil tekanan pada sistem akan bertambah, dan komponen aus lebih cepat. Akibatnya umur mobil juga bakal lebih pendek dari seharusnya.
  • Harga Jual Turun
    Mobil yang kondisinya kurang baik tentu bakal dihargai murah saat akan dijual kembali. Tak ada pembeli yang mau mendapatkan mobil dalam kondisi buruk dan berumur pendek. Seandainya mereka mau pastinya akan menawar dengan harga murah, bahkan di bawah standar pasaran.
  • Tingginya Biaya Perbaikan
    Kalau dirawat secara rutin, permasalahan pada komponen mobil bisa lebih cepat teratasi. Biayanya pun cenderung lebih murah ketimbang kerusakan yang ditumpuk akibat tak melakukan servis rutin. Mobil yang boros bensin karena jarang diservis juga bisa membuat pengeluaran kamu membengkak. Promo Honda Klaten Sudah pasti semua pemilik kendaraan paham betul bahwa perawatan rutin kendaraan adalah penting, tetapi seberapa Sebelum melakukan servis mobil secara berkala, kamu harus mengetahui komponen-komponen mobil mana yang harus diperhatikan dan diganti apabila terjadi kerusakan.
  • Oli
    Salah satu elemen penting dalam kendaraan adalah Oli. Oli bekerja untuk melumasi mesin agar friksi atau gesekan antar metal halus dan lancar. Bila oli tidak diganti, maka kotor dan mengganggu kinerja mesin secara gradual. Untuk melakukan pemeriksaan rutin pada bagian ini, kamu bisa melihat level oli mobil. Kamu bisa dengan mudah melihat tongkat oli yang ada di mesin, dan umumnya di tongkat tersebut ada indikasi tingkat oli dalam mesin, apakah berkurang atau tidak. Perhatikan pula pergantian oli mesin secara rutin, antara 3.000 km, 5.000 km atau 10.000 km.
  • Ban
    Ban adalah satu-satunya penghubung antara mobil dan jalan, sehingga perawatan ban secara berkala juga penting. Saat membeli mobil, pabrikan sudah memilih karakter ban yang sesuai dengan kendaraan tersebut, yaitu Sedan, hatchback, SUV atau MPV, dst. Untuk itu, standar ukuran tekanan angin akan tertera di mobil. Ada yang informasinya di letakkan di kerangka pada pintu depan, ada pula yang menempatkan pada bagian kompartemen mesin.

Baca Juga : Tips dan Cara Rawat Power Window Mobil yang Benar

  • Rem
    Selain ban, kampas rem juga patut di periksa secara rutin. Karena rem merupakan komponen yang krusial untuk menghentikan laju kendaraan. Rem yang ‘sehat’ akan memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh penumpang. Pergantian kampas rem secara rutin bisa dilakukan secara berkala atau saat dilakukan rotasi ban. Tetapi bila kamu, sudah merasakan ada hal yang tidak nyaman setiap kali menginjak pedal rem, maka segera periksa. Minimal bila ada suara decitan setiap kali kamu mengerem. Atau setiap kali menginjak pedal rem, kamu merasakan di kaki seperti ada dua metal yang bergesekan, maka segeralah mengganti kampas rem.
  • Filter Angin
    Flter angin yang ada di mesin juga merupakan komponen yang harus rutin diperiksa. Filter yang bersih akan memberikan pengemudi pengalaman akselerasi yang instan dan linier, bila filter kotor, maka akselerasi akan terhambat dan mobil seperti tersendat seperti orang batuk. Periksa buku panduan berapa lama filter angin harus diganti. Namun, kamu bisa periksa filter angin, karena umumnya lokasi filter angin mudah dijangkau tanpa menggunakan alat bengkel, tidak seperti kampas rem yang tersembunyi di balik ban dan rem.

Baca Juga : Dampak Minyak Rem Tidak Pernah Diganti